Kehadiran Ronaldo malah Merugikan Juventus

Kok bisa Kehadiran Ronaldo malah Merugikan Juventus

Leonardo Bonucci mengungkapkan skuat Juventus jadi sedikit malas dalam berlatih karena menganggap mereka pasti bisa otomatis menang bersama Cristiano Ronaldo.

Ronaldo gabung dengan Juventus pada tahun 2018 lalu. Selama tiga musim di Turin, CR7 membantu Bianconeri meraih lima gelar juara.

Dua di antaranya gelar Scudetto. Kesuksesan itu tentu diraih berkat ketajaman yang ditunjukkan oleh Ronaldo.

Selama tiga musim di Juventus, Ronaldo berhasil mengemas 101 gol. 37 di antaranya ia raih pada musim 2019-20 lalu.

Efek Negatif Ronaldo Bagi Juventus

Hadirnya Cristiano Ronaldo memberikan efek positif bagi Juventus dalam banyak hal. Namun ternyata ada juga efek negatif yang menyertai kehadiran pemain Portugal tersebut.

Leonardo Bonucci mengungkapkan, para pemain Juventus secara tak sadar jadi menggantungkan diri pada Ronaldo. Mereka merasa pede bahwa dengan Ronaldo, Juve pasti menang. Selain itu etos kerja para pemain pun jadi ikut menurun.

“Ini masalahnya. Gagasan bahwa satu pemain, bahkan yang terbaik di dunia, bisa menjamin kemenangan Juventus,” kata Bonucci kepada The Athletic, via Football Italia.

“Kehadiran Cristiano memiliki pengaruh besar bagi kami. Hanya berlatih dengannya memberi kami sesuatu yang ekstra, tetapi secara tidak sadar para pemain mulai berpikir bahwa kehadirannya saja sudah cukup untuk memenangkan pertandingan,” ujarnya.

“Kami mulai sedikit menurun dalam pekerjaan kami sehari-hari, kerendahan hati, pengorbanan, keinginan untuk berada di sana untuk rekan setim Anda hari demi hari. Selama beberapa tahun terakhir, saya pikir Anda bisa melihatnya,” bebernya.

Ronaldo tidak Bisa Menang Sendirian

Catatan Cristiano Ronaldo memang begitu menonjol di klub-klub yang diperkuatnya, termasuk di Juventus. Namun Leonardo Bonucci menegaskan Ronaldo tetap saja tak bisa bermain sendirian.

“Musim lalu, kami finis keempat dan memenangkan Coppa Italia karena kami menjadi tim lagi. Jika Anda melemparkan sepotong kayu ke ruang ganti sebelum pertandingan itu, itu akan terbakar seperti listrik yang mengalir melaluinya.”

“Kami melewatkan itu. Mungkin diterima begitu saja bahwa jika kami memberikan bola kepada Cristiano, ia akan memenangkan pertandingan untuk kami.”

“Tetapi Cristiano membutuhkan tim sebanyak kami membutuhkannya. Harus ada kompromi karena timlah yang mengangkat individu bahkan jika individu tersebut adalah pemain terbaik di planet ini,” tegas Bonucci.

Cristiano Ronaldo memilih cabut dari Juventus pada musim panas 2021 kemarin meski masa aktif kontraknya masih berlaku satu tahun lagi. Ronaldo akhirnya meninggalkan Leonardo Bonucci dkk untuk balik ke Manchester United.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *